mengerikan menatap keluar dari "Kota Kehidupan danKematian," menceritakan sebuah fiksi dari Perkosaan Nanjing, sepasang bookends tak terhapuskan untuk film ini sedih. Yang pertama milik Lu (Liu Ye), yang, dengan ratusan tentara lainnya, telahditangkap dengan menyerang pasukan Jepang di tengah hiruk-pikukkekerasan. Close-up wajah tanpa ekspresi Lu terkunci dalam banjiremosi tak terucapkan layar. Banyak kemudian, setelah kematian tak terhitung dan tindakan barbarisme dan kepahlawanan, wajahseorang wanita juga akan mengisi layar dalam close-up, mata paniknya membentang lebar, seolah-olah mereka telah secara permanenterkejut terbuka dengan apa yang mereka lihat.
Minggu, 11 Maret 2012
mengerikan menatap keluar dari "Kota Kehidupan danKematian," menceritakan sebuah fiksi dari Perkosaan Nanjing, sepasang bookends tak terhapuskan untuk film ini sedih. Yang pertama milik Lu (Liu Ye), yang, dengan ratusan tentara lainnya, telahditangkap dengan menyerang pasukan Jepang di tengah hiruk-pikukkekerasan. Close-up wajah tanpa ekspresi Lu terkunci dalam banjiremosi tak terucapkan layar. Banyak kemudian, setelah kematian tak terhitung dan tindakan barbarisme dan kepahlawanan, wajahseorang wanita juga akan mengisi layar dalam close-up, mata paniknya membentang lebar, seolah-olah mereka telah secara permanenterkejut terbuka dengan apa yang mereka lihat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar